MERAYAKAN KEABADIAN

Dia menatap kosong gadgetnya
berpikir bahwa memang benar,
Ponsel seringkali mengotak-kotakkan seseorang.
dia mengingat lagi wajah cintanya
ternyata hati berwarna merah tua.

Desember 2023.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

SERAMBI JIWA MATARAM

Lentera Yogya memecah kegelapan Sleman,
ribuan wajah menjadi wadah bagi keruh air sungai.
Mural senyum dan kata subur seperti lumut di tembok tua,
ramah sapa menyembunyikan tawa yang sudah lama mati.

Angin membawa doa setengah mantra,
tentang langkah salah arah dan asa yang pudar pelan-pelan.
Setiap derit roda andong mengukir garis takdir rapuh,
ksatria budaya mengangkut kenangan Mataram yang berkunang-kunang.

Bukan sekadar gerak kaki, bukan sekadar suara gamelan,
rampak di sini adalah tirakat jiwa berpuasa seribu siang.
Mengurai benang silam, merajut masa depan yang retak,

di tengah lenggang pelancong kita temukan—
sukma yang dahaga, masih mencari tanda baca untuk pergi.

Apakah ini panggung bagi jiwa yang kehausan?
Atau gamelan yang tak pernah selesai dimainkan?

Di setiap gores canting dan aksara batik yang luntur,
kutemukan engkau, Yogyakarta—
serambi budaya yang retak,
pusat semesta yang tekun melupakan dirinya sendiri.

2025.

Tinggalkan Balasan