MERAYAKAN KEABADIAN

MERAYAKAN KEABADIAN
: untuk Silvi

Silvia, rimembri ancora
quel tempo della tua vita mortale
…. di gioventù salivi?
—A Silvia, giacomo leopardi

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Seberkas kenangan itu masih menggantung
di antara senyum yang tak sempat kupeluk,
di jalan setapak tempat masa muda kita
hanya bisa saling menatap dari kejauhan.

Ingin aku kembali, tetapi waktu berdiri seperti tebing
menghalangi langkah yang sudah rapuh oleh jeda,
dan antara kita ada musim yang berbeda usia,
menunda segala yang pernah terasa mungkin.

Lalu aku belajar merawat jarak,
memahami bahwa masa depanmu dan masa depanku
sedang mencari bentuknya sendiri,
meski hatiku terus berjalan ke arahmu.

Vonis antara kita bukan kehampaan,
tapi ruang untuk tumbuh masing-masing—
kita sama-sama menata hari
dalam sunyi yang tak henti memantulkan bayang.

Inginku tetap tinggal sebagai luka lembut,
denyut tiap malam memanjang—
rindu di hati yang lenggang.

23 November 2025.

NERACA KASIH SAYANG
:Untuk Ibu

Demi anakmu yang kaulahirkan
dengan deras keringat dan derai air mata,
rambatan sakit dan tidak peduli nyawa.

Semua itu hanya untuk manusia yang entah akan paham kondisimu atau tidak. dan demi anak yang kau asuh sepenuh cinta hingga tumbuh dewasa,

demi anak yang kaurindukan masa kecilnya,
demi anak yang mulai merasa dapat mengambil
keputusan dengan semestinya.

Sungguh demi anak yang kau doakan dan perjuangkan,
hingga berpuasa demi kelancaran hidupnya,
rela menghadap pencipta di saat yang lain terlepap dalam tidurnya.

Rummi pernah berkata pada suatu mimpi,
sang pencipta itu rugi dan dirinya itu untung.
pencipta itu rugi dan dirinya itu untung.

Oh ibu, engkau rugi dan diriku untung,
engkau rugi dan diriku untung.

bagaimana bisa diriku membalas
kasih dan kisah yang kau beri
dengan rasa cinta sekecil ini?

“tidak perlu nak, ibu telah menyayangimu jauh sebelum kau menangis di dunia”

Desember 2023.

PERCAKAPAN SINGKAT

Penyair kecil bertemu pemuda di jalanan kota dan bertanya,
Ketenangan apa yang sebenarnya kaucari?
kesenangan apa yang ingin kaucapai?

“ketenangan hati lewat cinta
Kesenangan diri lewat game”

Ketahuilah gamer muda,
tidak ada cinta sesama manusia
kecuali terselip di dalamnya rasa bosan,
tidak ada senang melalui permainan yang kau mainkan
kecuali mendapati dirimu sedang dipermainkan

Dia menatap kosong gadgetnya
berpikir bahwa memang benar,
Ponsel seringkali mengotak-kotakkan seseorang.
dia mengingat lagi wajah cintanya
ternyata hati berwarna merah tua.

Desember 2023.

SERAMBI JIWA MATARAM

Lentera Yogya memecah kegelapan Sleman,
ribuan wajah menjadi wadah bagi keruh air sungai.
Mural senyum dan kata subur seperti lumut di tembok tua,
ramah sapa menyembunyikan tawa yang sudah lama mati.

Angin membawa doa setengah mantra,
tentang langkah salah arah dan asa yang pudar pelan-pelan.
Setiap derit roda andong mengukir garis takdir rapuh,
ksatria budaya mengangkut kenangan Mataram yang berkunang-kunang.

Bukan sekadar gerak kaki, bukan sekadar suara gamelan,
rampak di sini adalah tirakat jiwa berpuasa seribu siang.
Mengurai benang silam, merajut masa depan yang retak,

di tengah lenggang pelancong kita temukan—
sukma yang dahaga, masih mencari tanda baca untuk pergi.

Apakah ini panggung bagi jiwa yang kehausan?
Atau gamelan yang tak pernah selesai dimainkan?

Di setiap gores canting dan aksara batik yang luntur,
kutemukan engkau, Yogyakarta—
serambi budaya yang retak,
pusat semesta yang tekun melupakan dirinya sendiri.

2025.

Multi-Page

Tinggalkan Balasan