Katanya terlalu tua untuk bertarung ombak
Lebih baik di tepi kali
Dengan kail sekecil jari
Sebab angin terlalu riuh
//

Lalu orang-orang dewasa
Naik ke dada laut
Menyelam di dalam palung
Tapi katanya jangan main-main
Angin puyuh datang pergi
//
Lantas kami akhirnya melepas jaring
Mendayung sauh, menaklukkan badai
Belajar membaca arah mata angin
Lalu bersahabat dengan ombak
Sebab hidup bukan jangan, atau nanti
Tapi harus dimulai dari langkah kecil
Ke langkah besar yang pada akhirnya
Orang-orang jejaki tanpa sadar
Meski ia menghindar
//
Hidup di balik pintu dan mengintip gerak angin
Sedangkan dunia begitu angkuh tanpa menoleh
Ia tinggalkan engkau, meski dalam kepedihan
Riau, 2026.
PEREMPUAN YANG BERJALAN DARI BELAKANG
