Pondok Pesantren Nurul Ilmi Wal Fikri, Tebuireng, Jombang, menggelar peringatan Nuzulul Qur’an, Jumat (6/3/2026) malam. Acara yang mengangkat tema “Cahaya Al-Qur’an sebagai Lentera Menuju Malam Penuh Kebahagiaan” ini menghadirkan al-hafiz Gus Muhammad Masliham sebagai penceramah.
Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan bertepatan dengan malam ke-17 Ramadhan 1447 H ini dihadiri para santri serta masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Muhammad Maslihan menyampaikan kajian mengenai makna dan sejarah turunnya Al-Qur’an. Gus Muhammad juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus cahaya yang menuntut manusia menuju kehidupan yang lebih baik.
“Nuzulul Qur’an ini merupakan momentum sakral dalam sejarah umat Islam, meniko kadadeane mandapipun al-Qur’an saking Lauhul Mahfudzh teng Baitul Izza,” ujarnya. Lebih lanjut Gus Muhammad menjelaskan proses turunnya Al-Qur’an serta hikmah yang terkandung dalam Al-Qur’an.
Pendiri Pondok Pesantren Nurul Ilmi Wal Fikri KH Moh Nasir Aminullah, mengungkapkan, peringatan Nuzulul Qur’an ini juga menjadi salah satu kegiatan tahunan sekaligus penutup kajian kilat di Pesantren Nurul Ilmi Wal Fikri selama Ramadan. Para santri menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias dan rasa syukur, terlebih momen tersebut bertepatan dengan menjelang kepulangan mereka setelah mengikuti rangkaian kegiatan di pesantren.
Sementara itu, Ketua panitia kegiatan, Sirojut Tholibin al-Ihsan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya acara tersebut.
“Saya berterima kasih kepada para kiai, para dewan guru, para santri, serta warga yang telah membantu melancarkan acara kita semua,” ujarnya.
Pondok Pesnatren Nurul Ilmi Wal Fikri sendiri dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di kawasan Tebuireng, Jombang, Jawa Timur yang aktif menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan pendidikan bagi para santri. Melalui kegiatan seperti kajian Ramadan peringatan hari besar Islam, serta pengajuan rutin, pesantren ini terus berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada para santri maupun masyarakat sekitar.
