SAJAK TANDAK

Biru. Kering kemarau julur merantau
Kulihat daun-daun gugur mengguyur.
Tumpukan hari, berdoa nan meminta.

Gersang menerawang alam semesta
Panas menjajah pundi kilau-kilau api
Tandus mata kizib mencicik duri-duri

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kulihat langit membentang kelaparan
Kulihat janur-janur menguning. Gugur.
Menceritakan tarian angin fatamorgana.

Rumput kisah mati pergi ke lahat sunyi
Orang-orang lalu lalang ketakutan. Ah!
Semuanya kering gelisah serajam resah.

Kicau-kicau burung kemarau parau mati
Komplikasi yang menyengat, menyihir
tarian hasrat yang bediri di pundak duri.
Oh Tuhan, buatlah musim kini jadi puisi
Agar rima diksi bertakwa, tanpa peristiwa.

Sumenep, 13 Oktober 2019.

ilustrasi: galey411.