Santri Al-Imdad Belajar Jurnalisme Sastrawi

Sabtu, 9 November 2024, adalah hari yang tak terlupakan di Pondok Pesantren Al-Imdad, Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Sekali pun di luar matahari bersinar terik, namun tak membuat semangan santri Pondok Pesantren Al-Imdad, susut. Terik matahari di luar pendopo, seakan menguji kesungguhan niat para santri dalam belajar Jurnalisme Sastrawi & Penulisan Kreatif”.

Acara yang diinisiasi oleh Perpustakaan MA Unggulan Al-Imdad, Bidang ekstrakulikuler Sastra, dan Bidang Majalah, Media, dan Penerbitan MA Unggulan Al Imdad, menghadirkan narasumber Mahwi Air Tawar dan Mustafa Ismail.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Mahwi, cerpenis kelahiran Sumenep yang pernah mondok di pesantren ini, dalam pemaparannya mengajak para santri untuk menggali lebih dalam makna kehidupan mereka di pesantren.

“Santri tidak hanya memiliki fondasi dan akar literasi yang kuat,” ucapnya, “setiap detik di pesantren ini adalah potongan cerita yang menunggu untuk dituliskan.”

Tinggalkan Balasan