Masker-masker tersebut dibuat dari bahan kain jenis wolly crepe. Satu masker bisa selesai hanya lima menit. Justru yang butuh waktu lama adalah proses pemotongan kain. Ada keinginan dari pihak pesantren untuk memproduksi lebih banyak masker. Namun, keinginan itu terkendala karena banyak santri dididikan BLK yang terpaksa pulang karena penyebaran Covid-19 kian masif.
