SENANDUNG MAZMUR
Pada langit cerah. Tanpa salju yang biasa turun
Di luar jendela. Menyambut kesunyian awal tahun
Hanya tersisa kursi-kursi asrama. Dan ingatannya
Serupa api. Dari lilin kecil dari gereja

Cahaya samar mengantarkan waktu. Serta doa-doa
Dari kelelahan yang dituliskan. Dalam bait lagu
Kegelisahan. Sengaja ditujukan bagi para pengelana
Bahwa sekali waktu. Kita boleh juga menyerah pada masa lalu
2022.
DIA YANG HIDUP PADAMU
Berulang melangkahi kepergian
Menuju cahaya. Melalui banyak pintu
Kita akan dipisahkan. Pada banyak jalan
Tanpa rambu. Tanpa peringatan waktu
