Semua agama pasti punya penyakit yang bernama bidah. Kristen misalnya, memiliki sejarah bidah yang panjang. G.R Evans menulis buku berjudul Sejarah Singkat Bidah (2016) dalam agama Kristen. Dari hasil penelusuran studinya, Evans menyimpulkan dua macam bidah.
Pertama, “pihak peniup peluit” ketidaksepakatan – tetapi mereka dibutuhkan – ketika Gereja resmi telah keluar dari jalur pendiriannya. Kedua, suara-suara yang menyatakan ketidaksepakatan yang ketika diuji, terbukti jelas bertentangan dengan ajaran Kristus.

Bidah ragam kedua ini yang bikin resah sebab ia akan dengan mudah membidahkan kelompok lain karena mungkin hanya berbeda dengan dirinya, bukan sebab kelompok tersebut menyalahi ajaran agama. Lebih parah lagi jika penyebar tuduhan bidah tersebut berafiliasi dengan political power dan ruling authority, tidak hanya penyesatan yang mereka lakukan, namun juga bisa memaklumatkan inkuisisi.
