Jombang dan Memori Kolektif Kota Santri

Sepintas, ketika kata “Jombang” masuk ke dalam pikiran, banyak di antara kita membayang sebuah persepsi mengenai salah satu kabupaten di Jawa Timur itu. Dan, banyak pula di antara kita yang mengidentikkan Jombang dengan santri. Identifikasi ini memang telah lama melekat pada masyarakat luas. Label itu pun juga tidak hadir dengan sendirinya. Ada proses dan peristiwa panjang yang mengkonstruksi Jombang sehingga mempunyai label sebagai Kota Santri.

Untuk itu, dalam artikel ini, penulis akan mencoba menelisik bahwasannya label sebagai kota santri itu dapat hadir karena adanya memori kolektif yang hidup di ruang lingkup Jombang.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Secara garis besar, sebuah memori atau ingatan adalah hal yang disimpan oleh pikiran setiap manusia terhadap gejala atau peristiwa tertentu. Setiap individu pasti mempunyai ingatan yang berbeda-beda, namun tidak berarti bahwasannya ingatan setiap individu tidak ada yang sama. Sebuah peristiwa yang biasanya mempunyai akibat yang besar membuat peristiwa itu menjadi sebuah memori yang ditampung oleh banyak individu. Itulah yang disebut dengan memori kolektif. Secara gamblang, memori kolektif berarti adalah sebuah ingatan bersama atas satu atau dua hal yang menjadikannya tonggak dalam ingatan.

Lantas, memori kolektif apa yang tersimpan di Jombang?

Tinggalkan Balasan