Seandainya Sayyidah Fatimah mengetuk pintuku …
Maka aku minta izin untuk menghirup harum aroma surga,
Lalu, aku persilahkan duduk di tempat yang Beliau sukai,
Aku akan bertanya dengan jutaan tanya.
Lalu, tiba-tiba Az-Zahra menangis …
Aku jadi sedih, dan terdengar suaranya,
Dulu, ketika aku dipanggil Ayahku …
Aku langsung menghampiri tak pernah menunda,
Apakah kamu seperti itu?
Dulu, ketika ayahku disakiti oleh orang kafir Quraisy,
Aku langsung berdiri di depan melawan mereka,
Membersihkan kotoran dari wajah Ayah yang mulia,
Tak pernah aku mengurus diriku terlebih dahulu,
Sebelum aku tahu kondisi Ayahku …
Apakah kamu seperti itu?
Dulu, ketika Ayahku terluka setelah peperangan,
Aku mengobati sebisanya,
Sambil berdoa kepada Allah …
Ambil nyawaku terlebih dahulu, jangan Ayahku,
Jiwaku, aku pertaruhkan untuk keselamatan ayahku,
Apakah kamu seperti itu?
Kalau kamu belum seperti itu …
Sebentar lagi harum aroma surga akan segera menghilang ….
