Maqom Raja Gelinding Wesi dan Mbah M. Arif

Gelinding Wesi dan Islamisasi Dusun Gondanrojo

Memutar sejarah keislaman masyarakat Sarang, terutama yang berada di Dusun Gondanrojo, ternyata ditaburi dengan kisah Islamisasi antara Syekh dan seorang raja yang beragama Budha. Pada zaman penjajahan Belanda, terdapat seorang yang bernama Gelinding Wesi dari Majapahit. Gelinding Wesi pindah ke Dusun Gondanrojo karena kalah perang dengan Batik Madrim. Saat itu Raja Gelinding Wesi memiliki pengaruh yang sangat besar di daerah tersebut karena dianggap sakti mandraguna.

Suatu ketika Raja Gelinding Wesi berniat untuk mengelilingi desa di sekitar pesisir. Saat itu Raja Gelinding Wesi melihat seseorang yang melakukan gerakan aneh. Rasa penasaran Raja membawanya untuk menghampiri orang asing itu. Raja bertanya, gerakan apa yang dilakukan oleh orang itu. Namun, orang itu tidak menjawab sama sekali dan terus melakukan gerakan aneh tersebut.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Raja yang terkenal sombong karena kesaktiannya tersebut merasa diremehkan. Raja dengan spontan unjuk kesaktiannya pada orang tersebut. Ditendanglah orang tersebut dengan kekuatan penuh. Alhasil, orang tersebut tidak goyah dan masih melanjutkan gerakannya. Raja berulangkali menunjukkan kesaktiannya pada orang itu, tetap saja orang tersebut tidak goyah dan terluka sedikitpun.

Raja Gelinding Wesi terheran-heran dengan orang tersebut. Kesaktian apa gerangan yang dimiliki orang tersebut? Pada akhirnya Raja menyerah dan menunggu orang itu menyelesaikan gerakannya tadi. Raja akan menanyakan tentang ilmu yang dimiliki orang tersebut. Padahal Raja Gelinding Wesi selama ini sudah sangat kuat ternyata masih ada juga orang yang lebih kuat.

Tinggalkan Balasan