Haul Masyayikh Lirboyo di Jabodetabek Hadirkan Abi Nawawi

Forum Silaturrahim Syubbanul Ma’ahid (FS2M) Jabodetabek kembali menyelenggarakan Haul Masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo. Haul ini sekaligus sebagai ajang silaturahim antara santri, alumni, dan para masyayikh. Kegiatan ini digelar di Pesantren Az-Ziyadah, Klender, Jakarta Timur, pada Kamis (13/03/2026).

Sebagai agenda tahunan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai yang ditanamkan oleh para ulama Lirboyo kepada segenap HIMASAL (Himpunan Santri dan Alumni Lirboyo) Jabodetabek.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dalam kesempatan itu, KH Ahmad Nawawi Sadili, yang akrab disapa Abi Nawawi, menyampaikan sejumlah nasihat kepada para santri dan alumni agar tetap menjaga tradisi keilmuan, akhlak, serta hubungan batin dengan para guru.

Sejarah Terbentuknya Forum

Dalam pengantarnya, Abi Nawawi menyinggung sejarah terbentuknya wadah Syubbanul Ma’ahid yang kini menjadi forum silaturahim bagi santri dan alumni Lirboyo di berbagai daerah.

Menurutnya, nama tersebut memiliki latar belakang sejarah yang tidak sederhana. Pada masa KH Mahrus Aly, para santri memiliki organisasi bernama Jam’iyyah Syubbaniyyah yang berkembang di lingkungan pesantren. Jam’iyyah tersebut terbagi menjadi tiga bagian yang menyesuaikan dengan wilayah asal para santri. Sementara wilayah Jabodetabek pada masa itu dikenal sebagai bagian dari Syubbaniyyah II.

Organisasi inilah yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Forum Silaturrahim Syubbanul Ma’ahid, yakni sebagai bentuk tafa’ulan kepada KH. Mahrus Aly.

Abi Nawawi juga menjelaskan bahwa nama “Syubbanul Ma’ahid” yang digunakan hingga saat ini lahir melalui proses yang penuh pertimbangan.

Ketika para senior hendak menentukan nama organisasi di Pesantren HM Lirboyo, mereka tidak langsung memutuskannya secara sepihak. Para senior terlebih dahulu berwudu, kemudian melakukan undian (qur’ah) dari beberapa nama yang diusulkan.

Di antara nama-nama tersebut terdapat Syubbaniyyah (usulan KH Fadholi), Fityatun Amanu, yang diambil dari kisah para pemuda beriman dalam Surat al-Kahfi (usulan KH Abdurrahman), dan Syubbanul Ma’ahid (usulan KH Ahmad Nawawi Sadili).

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan