Kiai Hasyim sambil tersenyum menjawab, “Itu, kan, kalau barangnya kuno. Yang ini, kan, masih baru. Kelihatan, kan, bedanya yang kuno dan yang baru diproduksi.”
Tak mau tertipu, Kiai Hasyim meminta si pedagang untuk bersama-sama memeriksa barangnya. Rupanya, meski terpojok, si pedagang tak mau kalah. “Alaaah pak…, biarkan saja tergantung di rumah bapak, lama-lama lampu ini, kan, kuno sendiri. Jadi harganya tetap dua juta…”

Seketika, Kiai Hasyim terdiam keheranan sambil menatap si pedagang lampu itu. Setelah beberapa saat, si pedagang lampu memecah kebisuan.
“Maaf pak, sampean kok seperti Pak Hasyim ya?”
“Iya, sampean kok tahu?”
“Pak Hasyim Muzadi yang punya Pondok Al-Hikam itu?”
“Iya, sampean kok tahu?”
“Pak Hasyim Muzadi yang Ketua Umum PBNU itu?”
