Lebaran Tanpa Ayah

Malam takbiran selalu menjadi malam yang paling ramai di kampung kami. Dari Musolla kecil di ujung jalan, suara takbir bergema menyusuri rumah-rumah. Anak-anak berlarian membawa kembang api kecil, sebagian menyalakan petasan yang suaranya memecah keheningan malam. Aroma ketupat yang direbus di dapur-dapur warga menguar bersama angin yang bertiup pelan.

Namun malam itu terasa berbeda. Di rumah kami, tak ada suara ayah yang biasanya paling keras melantunkan takbir. Tidak ada langkahnya yang mondar-mandir di ruang tamu sambil menyiapkan sajadah untuk salat Id keesokan pagi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Aku duduk di beranda, memandang langit yang gelap. Lampu-lampu rumah tetangga menyala terang. Dari kejauhan, suara takbir terdengar semakin ramai, tetapi di dalam rumah kami justru terasa sunyi. Ini adalah Lebaran pertama tanpa ayah.

Ayah meninggal empat bulan yang lalu. Penyakit yang datang tiba-tiba membuat semuanya berubah dengan cepat. Rumah yang dulu selalu terasa hidup kini seperti kehilangan napasnya.

Di dapur, ibu masih sibuk menyiapkan makanan untuk esok pagi. Suara sendok yang beradu dengan piring terdengar pelan. Adikku duduk di lantai ruang tengah, mencoba melipat baju barunya. Segalanya berjalan seperti biasa. Hanya satu hal yang tidak ada.

Ayah…

Dulu, malam takbiran selalu dimulai oleh ayah. Setelah salat Isya, ayah biasanya mematikan televisi dan berkata dengan suara yang ceria, “Ayo, kita takbiran di rumah dulu sebelum ke masjid.” Kami akan duduk bersama di ruang tamu. Ayah memimpin takbir dengan suara yang lantang. Kadang nadanya tidak terlalu merdu, tetapi kami selalu ikut bersuara bersamanya.

Aku sering tertawa ketika ayah lupa lirik takbir yang panjang. Ia akan berhenti sejenak lalu melanjutkan lagi dengan percaya diri, seolah tidak terjadi apa-apa. Setelah itu, ayah biasanya keluar sebentar untuk melihat suasana kampung. Ia kembali membawa cerita tentang anak-anak yang bermain petasan atau tetangga yang menyiapkan hidangan Lebaran.

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan