Memahami Gerakan Ekologi Pesantren di Lubangsa*

Menuju Warga Sekitar

Pondok Pesantren Annuqayah sudah berupaya mengatasi masalah sampah tersebut. Misalnya dengan mengadakan kegiatan dua musyawarah. Musyawarah pertama bertajuk Lubangsa EMAS bertempat di halaman Lubangsa Putri pada 22 Juli 2023. Yang kedua Musyawarah Ekologi Pesantren bertemakan “Pesantren Mapan; Merawat Alam, Peduli Masa Depan” yang dihelat di Aula Lubangsa, 2 Maret 2024.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Perundingan ini menghasilkan setidaknya tiga gambaran: 1) Peran pesantren dalam pelestarian lingkungan; 2) Prosedur tata kelola sampah; dan 3) Belajar pengelolaan sampah secara terpadu, mandiri, dan bertanggung jawab.

Hasil ini membuat pesantren sudah bergerak ke arah penghijauan. Takrif pesantren ekologi, kata Imam Malik, dalam buku Menuju Pesantren Hijau, menyebut satu istilah yang digunakan untuk menunjuk sebuah proses yang dijalankan oleh pondok pesantren sebagai ikthiar untuk menjaga kelestarian lingkungan. Menelisik argumen ini, maka PPA Lubangsa mewarisi tekad kuat pengembangan pelestarian alam.

Di masa depan, tantangan terbuka justru datang saat pesantren menjalani fase pengelolaan sampah pada warga sekitar. Nantinya pesantren akan dihadapkan pada sejumlah warga yang tentu menolak gerakan antiplastik sekali pakai. Pengetahuan warga bawah, terhadap sampah, didominasi hal-hal berbau higienis dan instan. Sifat ini telah menjamur, bahkan —kalau bisa dibilang— mereka tidak bisa menolak plastik.

Pewarisan pengetahuan ini semacam batu yang siap membentur kapan pun ia mau. Tidak sedikit pesantren masih berkutat mencari jawaban atas problem itu. Pada titik inilah, pesantren perlu bersinergi dengan warga untuk menciptakan suatu gerakan baru, demi mencapai upaya peleburan eko-pesantren. Dengan menjadikan eko-pesantren sebagai spirit pengetahuan, gerakan, terhadap nasib lingkungan hidup, seharusnya konsep pesantren berwawasan ekologi bisa terus diwariskan secara turun menurun.

*Naskah peserta Lomba Karya Tulis Ekologi Kaum Santri sesuai dengan judul aslinya.

Tinggalkan Balasan