Penulisan Sejarah Islam Harus Diperkaya

Oleh sebab itu, penelitian mengenai Walisongo perlu dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sumber, seperti manuskrip Nusantara, kronik Tiongkok dan Portugis, hingga bukti-bukti sejarah lainnya. Bahkan, perkembangan teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk memetakan jejaring intelektual dan penyebaran dakwah Walisongo secara lebih komprehensif.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai sumber sejarah, metode penelitian, hingga perkembangan historiografi Islam di Indonesia. Berbagai pandangan yang muncul menunjukkan tingginya antusiasme peserta untuk memahami sejarah Walisongo secara lebih kritis tanpa mengabaikan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Melalui webinar ini, APSII berharap lahir semakin banyak penelitian yang mampu memperkaya historiografi Islam di Indonesia.

Kajian tentang Walisongo diharapkan tidak berhenti sebagai cerita yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga berkembang menjadi kajian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga peran para wali dalam sejarah Islam Nusantara semakin dipahami oleh generasi masa kini.

Tinggalkan Balasan