Unjuk Rasa di Bulan Puasa

Jawaban lain yang bisa dijadikan rujukan adalah pernyataan Jamaluddin Abul Farj di dalam kitab Kasyful Musykil min Haditsis Shahihain, juz 3, halaman 409, yang menyatakan, “Pembelengguan setan tidak berhubungan langsung dengan keburukan dan kemaksiatan manusia. Sebab, dalam diri manusia masih terdapat pemicu atau pendorong keburukan lain, yakni nafsu, kebiasaan buruk, dan setan manusia. Adakalanya, tanpa setan, kebiasaan buruk akan mendorong manusia untuk berbuat buruk. Saat tidak dibelenggu pun, setan hanya mendorong dan memperindah keburukan.”

Tentunya Anda sudah mafhum dan bisa menyimpulkan sendiri atas jawaban dari dua keterangan yang juga cukup jelas referensinya itu.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Di bulan puasa, harusnya pemikiran lebih halus, jernih, matang dan penuh pertimbangan. Demikian pula tindakan, seyogyanya semakin santun, lembut, dan luhur. Karena, setan, si pemicu kebrutalan sedang dikerangkeng. Jika hal ini masih pula terjadi, maka mengacu kepada pendapat yang pertama; ada yang salah dari syarat, rukun, dan adab atas puasa para pengeroyok itu. Atau dari pendapat yang kedua, bisa juga terjadi; dalam diri para pengeroyok terdapat nafsu yang berapi-api, kebiasaan buruk yang kerapkali dilakukan, dan setan manusia yang menyatu pada dirinya.

Berbincang soal hawa nafsu, saya juga teringat pada hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi di dalam kitab Az-Zuhud. Sewaktu pulang dari perang Tabuk, Nabi bersabda, “Kalian baru saja pulang dari jihad kecil menuju jihad yang besar. Para sahabat bertanya, apa jihad terbesar itu, wahai Rasul? Rasulullah menjawab, jihad seorang hamba dalam melawan hawa nafsunya.”

Jihad melawan hawa nafsu dikatakan lebih besar daripada jihad dalam perang Tabuk, karena hawa nafsu ada dalam diri manusia dan bisa muncul kapan saja. Manusia diuji oleh hawa nafsu setiap saat hingga nanti nyawa berpisah dari jasad. Berbeda dengan perang yang hanya datang dan menguji manusia beberapa saat. Perang usai, ujian selesai.

Tinggalkan Balasan