Pesantren Tebuireng

Penuh Haru, Sambangan Perdana Santri Baru Tebuireng

Empat puluh hari bukanlah waktu yang singkat bagi santri baru yang untuk pertama kalinya harus berjauhan dari keluarga. Setelah melewati masa awal beradaptasi dengan kehidupan pesantren, santri baru Pondok Pesantren Tebuireng akhirnya kembali bertemu orang tua dan keluarga dalam sambangan perdana yang dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026).

Kebijakan 40 hari pertama tanpa komunikasi langsung dengan orang tua, baik melalui sambangan maupun telepon, telah diberlakukan bagi santri baru Pondok Pesantren Tebuireng sejak beberapa tahun terakhir. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi agar santri dapat mengenal lingkungan pesantren, membangun kemandirian, serta terbiasa menjalani rutinitas baru tanpa ketergantungan pada keluarga.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Suasana haru dan bahagia mewarnai sambangan perdana yang telah lama dinantikan para santri. Di Pondok Putri Pesantren Tebuireng, para walisantri mulai memadati area pesantren sejak pukul 08.00 WIB untuk menjenguk putri mereka setelah 40 hari tidak bertemu.

Tinggalkan Balasan