Para santri lagi kumpul di UPT Jatian

Annuqayah: Penerapan Ekologi di Lingkungan Pesantren

Pondok Pesantren Annuqayah di Sumenep, Madura, Jawa Timur sukses melakukan pengelolaan sampah secara mandiri. Demi menjaga lingkungan yang lestari, Pesantren Annuqayah telah menerapkan prinsip-prinsip ekologi dalam pengelolaan pesantren.

Menurut ahli biologi asal Jerman, Ernest Haeckel (1834-1914), ekologi merupakan salah satu cabang biologi yang mempelajari interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Ekologi mempunyai banyak peranan penting, di antaranya mencegah kerusakan lingkungan, contohnya sampah.Jika tak terkontrol dan dikelola dengan benar, sampah mempunyai daya rusak terhadap ekosistem lainnya yang sangat berbahaya bagi kehidupan semesta.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Itulah yang mendasari Pesantren Annuqayah menerapkan prinsip-prinsip ekologi, salah satunya yang berkaitan dengan pengelolaan sampah.

Seperti pernah diungkapkan oleh Pengasuh Pesantren Annuqayah KH Hanif Hasan, kebanyakan sampah bukan jatuh dari pohon, tetapi lebih banyak jatuh dari tangan kita sendiri. Karena itu, Pesantren Annuqayah memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengelolaan sampah, terutama yang dihasilkan oleh para santrinya.

Dengan jumlah santri yang mencapai ribuan, pesantren ini menghasilkan sampah sekitar 275,67 kilogram (kg). Dengan rincian, sampah residu sebanyak 204,53 kg., sampah plastik daun 24,6 kg., sampah plastik keras: 15,27 kg., sampah kertas 24,12 kg., dan sampah organik 7,15 kg.

Tinggalkan Balasan