Brain Rot: Banyak Scroll, Otak Tumpul

Belakangan ini, istilah brain rot semakin sering muncul dalam berbagai perbincangan di media sosial. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi konten digital yang dangkal, berulang, dan minim nilai refleksi sehingga kemampuan fokus dan berpikir mendalam perlahan menurun. Meski awalnya populer sebagai istilah internet yang digunakan secara santai, fenomena ini sebenarnya menyimpan persoalan yang patut menjadi perhatian, terutama di kalangan pelajar.

Laporan Digital 2025 Global Overview Report menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit setiap hari untuk mengakses internet. Waktu yang begitu panjang menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat, termasuk pelajar, semakin sulit dipisahkan dari dunia digital.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Di tengah derasnya arus video pendek yang terus bermunculan di berbagai platform media sosial, muncul pertanyaan yang layak direnungkan: masihkah generasi muda memiliki ruang yang cukup untuk melatih fokus, membaca secara mendalam, dan berpikir kritis?

Saat ini, tidak sedikit pelajar atau mahasiswa yang memulai hari dengan membuka media sosial dan mengakhirinya dengan aktivitas yang sama. Berbagai konten berdurasi singkat terus berganti dalam hitungan detik.

Tinggalkan Balasan