Buya Syafii Maarif, Manusia Kalos Kagathosnya Nusantara

Buya Syafi’i Maarif adalah guru bangsa yang melampaui pluralisme. Kemanusiaan menjadi pintu utama perjuangan dan pergerakannya. Seperti halnya Gus Dur, Buya juga memiliki ketajaman berpikir dan pandangan terhadap diskriminasi.

Kita tahu bahwa Buya pernah menjelaskan pandangannya tentang membela Ahok. Ia sangat detail menyebutkan bagaimana politisasi ayat saat ini kerap menjadi sumber pemecah belah. Andai bukan Ahok yang berbicara mungkin akan berbeda responsnya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Buya juga pernah menuliskan sebuah irama pergerakan Islam yang memanusiakan manusia. Pandangan ini kerap bertengger di media-media, sebut saja Republika. Dari ragam tulisan itu kita tahu bahwa Buya adalah sosok guru bangsa yang selalu gusar. Gusar akan kondisi keberagamaan pun keberagaman saat ini.

Bahkan di masa sakit, beliau masih kerap menuliskan satu dua artikel tentang respons sosial dan perubahan cara pandang kebanyakan.

Tudingan sekuler dan liberal juga pernah menjadi tuduhan yang intens kepada Buya. Lagi-lagi persoalan kemanusiaan dan stabilitas sosial yang ia singgung. Padahal masalah hati, siapa yang tahu. Masalah iman siapa yang sangka.

Tinggalkan Balasan