KIDUNG PANDANG

Sumenep, 2022.

SWARA PERTEMUAN

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Perempuan tumpah air matanya
semalam suntuk, tak ada bunga
Oh ya, roda berputar; manik matanya menangis hari ini basah rindang,
ke tanah-tanah cahaya, ke kutub-kutub mentari,
jatuh bak serbuk-serbuk hujan, di pelataran.

Sebagai lelaki adalah tuan
Di setiap jejaknya; pelabuhan dan hutan-hutan lebat, melambai diatasnya
Di mana dan kapan pun
:dipelupuknya sepasang daun bunga lembut dan fana

Tinggalkan Balasan