Masakan Ibu

Itulah kenapa, saya, dan juga mungkin banyak orang lain, hingga setua apa pun masih sering terbayang-bayang masakan ibu, makanan pertama yang dikenal di dunia ini. Saya masih sering membayangkan bagaimana ibu menyalakan tungku, dengan semburan napasnya, dengan mata berair, dengan tubuh berkeringat, untuk membuat masakan yang terbaik buat anak-anaknya. Dari zaman ke zaman.

Itulah yang membuat banyak orang seringkali kangen dengan masakan ibu. Rindu mencicipi rasa masakan ibu. Wajar jika ditanya soal makanan terbaik dan terenak, banyak orang akan merujuk pada masakan ibu. Bahkan ketika sang ibu sebagai “koki” sejati itu sudah begitu lama meninggalkan tungkunya. Tungku yang serasa abadi di hati anak-anaknya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Maka, wahai penguasa, jika engkau hendak memberikan tambahan gizi kepada anak-anak negeri ini, kenapa tak kau titipkan saja kepada ibu mereka? Sebab, seorang ibu akan menyajikan semua makanan bergizi itu dengan hati, dengan cinta, dengan doa, bukan atas dasar kalkulasi untung-rugi –tersebab mereka teracuni.

Sumber foto: Kompasiana.com.

Tinggalkan Balasan