TUHAN DI SAKU CELANA
TUHAN DI SAKU CELANA Agama kini cuma stempel di kartu Diselip di dompet, kumal dan berdebu Keluarkan kalau perlu Sembunyikan kalau nafsu memburu. Di gedung…
NEGERIKU, KEKASIH YANG MENGKHIANATI Kau mengenakan seragamlalu menabrak lelaki mudayang hanya ingin pulang dengan sepotong roti. Bagaimana aku bisa jatuh cintakepada mata yang selalu merah…
View More SURAT KEPADA KURSI YANG KOSONGFenomena aksi massa yang terus mengemuka dalam lanskap politik dan sosial Indonesia tidak dapat dilihat sekadar sebagai kumpulan massa yang bergerak secara acak, melainkan sebuah…
View More Aksi Massa: Gelombang Demokrasi dan Islam di IndonesiaNegeri ini punya panggung komedi paling tragis: syarat menjadi DPR hanyalah cukup usia, WNI, bisa membaca-tulis, sehat jasmani-rohani, dan tidak sedang dicabut hak pilihnya. Tidak…
View More Guruku Malang, DPR KusayangNEGARA ADA KARENA SAYA Negara ini ada karena saya Saya Saya Dan saya Yang berhimpun menjadi kami Yang menjadikanmu ada Maka saya Saya Saya Dan…
View More NEGARA ADA KARENA SAYAPada Juli 2001, Indonesia menyaksikan sebuah peristiwa politik yang dramatis dan kontroversial: Presiden Abdurrahman Wahid, yang akrab disapa Gus Dur, mengeluarkan maklumat yang berisi pembubaran…
View More Gus Dur, DPR, dan Demo Hari IniPak Teguh, yang saya hormati dan takzimi, Surat ini saya tulis tepat setelah menyemai benih-benih pikiran dari puisi-puisi Bapak, dalam agenda rutin Semaan Puisi, edisi…
View More Surat Keenam: Kepada Teguh Esha, dari Indonesia Hari iniKata perempuan sering kali dikaitkan dengan kata perasaan. Perempuan dipandang sebagai makhluk yang emosional, mudah tersentuh, bahkan sering dituding “baper” atau terlalu terbawa suasana. Stereotip…
View More Perempuan dan Perasaannya: Antara Kekuatan dan Kerentanan*Pada 28 Agustus 2025, sekali lagi Jakarta menjadi saksi atas luka kolektif. Seorang driver ojek online yang berada dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR…
View More Menulis Ulang Sejarah: Tragedi 28/8 dan Panggilan KesadaranKOPI PAHIT PERLAWANAN Di setiap mimpi tentang keadilan ada orang yang menukar hidupnya dengan secangkir resiko. Pagi-pagi mereka menyeduh ancaman, lalu meminumnya pelan-pelan seperti kopi…
View More ORDER TERAKHIR AFFANSURAT KEPADA KOTA YANG DIAM Aku mengetuk pintu kota tapi ia hanya menjawab dengan debu. Aku menulis nama-nama di dindingnya tapi huruf-hurufku gugur seperti daun…
View More SURAT KEPADA KOTA YANG DIAM
Gaung zikir dan munajat dari masjid seperti suara gemuruh yang datang dari...
Belakangan ini, saya beberapa kali mendengar santri membahas fenomena yang...
Di banyak ruang diskusi keagamaan, terutama yang bersentuhan dengan dunia p...
Pondok pesantren sejak awal berdiri dibangun di atas dua tiang utama, yaitu...
Belakangan ini viral postingan dan video tentang gaji guru honorer yang dib...
Pondok pesantren telah hadir sebagai pusat transmisi keilmuan Islam, pemben...
Di tengah iklim intelektual pesantren yang mulai terbuka pada dialog lintas...
TUHAN DI SAKU CELANA Agama kini cuma stempel di kartu Diselip di dompet, ku...