Tidak bisa dimungkiri bahwa hukum-hukum yang disajikan dalam literatur fikih klasik kita terkesan menampilakan kecenderungan yang menyudutkan peran seorang perempuan. Hal ini terlihat dalam berbagai…
View More Bias Gender Fikih Klasik: Tinjauan Historis dan Sosio-PolitikPopuler
duniasantri.co dan Penulisan Karya IlmiahTulisan-tulisan di laman www.duniasantri.co sudah mulai banyak disitas untu...
Respons Isu Kontemporer, Pesantren Syarifatul Ulum Gelar Bahtsul MasailPondok Pesantren Syarifatul Ulum Katerban, Ngawi, Jawa Timur, menggelar bah...
Membangkitkan Literasi Intelektual di Pesantren Ala LirboyoAcapkali kita temukan orang yang senang berbicara tentang pentingnya suatu...
Ketika Fikih Dibaca Tanpa Memahami RealitasPertama kali ketika melihat berita pencabulan oleh figur berjubah agama, ya...
Mbah Nyai Khodijah, Pelopor Pesantren PerempuanPendidikan merupakan hak sekaligus kebutuhan bagi setiap manusia, baik laki...
Trending
PEREMPUAN YANG BERJALAN DARI BELAKANGDI MANA NASKAHKU? Tuhan, aku duduk sendiri lagi Di atas akar takdir yang me...
Ketika Raja Sudah Tiada, Mengapa Kita Masih Mencari Tuan?Di tengah riuh ruang digital Indonesia, ada sebuah pemandangan yang terus b...
“Indonesian Jurisprudence” dan Konstruksi Pemikiran Hukum Islam Qodri AzizyDi tengah kompleksitas sistem hukum Indonesia yang plural, perdebatan menge...
