Lomba Penulisan Biografi, Bukan “Barzanji”

Hal terakhir ini yang kita alami dalam konteks perjuangan kemerdekaan Indonesia. Belakangan kita bertanya-tanya, kenapa banyak tokoh pesantren yang tak tercatat dalam buku-buku sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa? Padahal, yang banyak berjuang untuk mencapai kemerdekaan justru orang-orang pesantren, tapi terabaikan begitu saja dari penulisan sejarah. Kita lalu menuding orang lain memanipulasi sejarah. Padahal, kita punya andil kesalahan: kita tak biasa menulis sejarah, termasuk biografi.

Tinggalkan Balasan