SUBUH BERSAMA TUNGKU
Sebelum aku bangun
Mamak sudah dipojok dapur
Dipilahnya satu persatu
Tangan melebur, sudah siap menanak

Ditiup perlahan agar hidup
Perih barangkali sudah biasa
Tak seorangpun menggantikan
Putih semurni pengorbanannya
Aku dibangunkan fajar menyambut
Dibersamai untuk bermunajat
Dengan lantunan khas jawanya
“Mugi tole dadi wong apik bhesok“
