DI PUNCAK GUNUNG MURIA
Zikirku hanya seperti angin lalu
Yang terdengar merdu justru lagumu
Membelai lembut hatiku
Yang membatu

Mungkin tembang sinom
Mungkin tembang kinanthi
Sebab baru ini malam
Aku mendengarmu bersenandung
Di pucuk gunung
Seperti kidung di ruang suwung
Entah senandung rinduku padamu
Entah senandung rinduku pada diriku
Yang dulu
Padahal sudah berabad-abad
Lagu-lagumu menuruni kaki gunung
Menyusuri lembah-lembah
Membawa pesan rindu
Dari sang maha perindu
Berlaksa pendar cahaya di bawah sana
Dalam kemalaman kota
Menjadi saksi bisu
Semakin zikirku menggebu
Semakin aku lebur luruh dalam lagumu
Bernyanyilah hatiku
Bersenandunglah jiwaku
Sang maha perindu
Menunggu
