Simulakra Agama dalam Kasus Kekerasan Seksual

Kita tidak butuh pesantren yang hanya suci secara simbolik, kita butuh pesantren yang nyata menjadi ruang aman bagi tumbuhnya peradaban. Menghormati guru adalah kemuliaan, namun melawan predator seksual berbaju agama adalah jihad kemanusiaan yang sesungguhnya. Jika kita diam, maka kita adalah bagian dari simulakra yang mematikan itu.

Tinggalkan Balasan